Kamis, 17 November 2011

Pidato Bahasa, Judul: (Bahasa Pemersatu bangsa)

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Selamat pagi, salam sejahtera untuk kita

Yang terhormat dewan juri lomba pidato tingkat SMA sekota palangkaraya,

Yang terhormat Bapak, Ibu undangan dan hadirin yang saya hormati.

Marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas rahmat dan karunia-Nya kita diberi kesehatan untuk berkumpul bersama pada hari ini. Sebelumnya, perkenankan saya untuk memperkenalkan diri, nama saya Akhmad Rifani dari SMA Negeri 4 Palangkaraya. Pada pagi hari ini izinkan saya untuk menyampaikan pidato dengan tema, “Bahasa Sebagai Pemersatu Bangsa”

Dewan juri dan hadirin yang saya hormati
Indonesia  memiliki  beragam budaya dan suku bangsa yang membanggakan. Setiap masyarakat sanggat menjunjung tinggi  kebudayaan sebagai aset bangsa. Dari perbedaan itulah muncul rasa nasionalisme untuk menyatukan semua perbedaan yang ada. Salah satu pemicunya adalah bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi. Dan alangkah begitu pentingnya bahasa dalam kehidupan kita, tanpa adanya bahasa maka tidak ada pula komunikasi yang terjalin baik antar sesama.

Bahasa merupakan alat komunikasi yang menyatakan segala sesuatu yang tersirat dalam diri kita. Fungsi terpenting dan paling terasa dari bahasa adalah  bahasa sebagai alat komunikasi dan interaksi. Bahasa berfungsi sebagai  alat mempererat antar manusia dalam komunitasnya, dari komunitas  kecil seperti keluarga sampai komunitas besar seperti negara. Tanpa bahasa tidak mungkin terjadi interaksi sosial di daerah masing-masing tidak terbayangkan bagaimana bentuk kegiatan sosial antar manusia tanpa bahasa.

Dewan juri dan hadirin yang saya hormati

Selain bahasa sebagai alat komunikasi, bahasa juga memiliki beberapa fungsi lain yaitu sebagai lambang kebanggaan nasional, sebagai lambang identitas nasional, sebagai alat pemersatu bangsa, dan sebagai alat perhubungan antardaerah dan antarbudaya.
Dari sekian banyak fungsi yang telah disebutkan, ada satu fungsi yang menjadi sangat dominan, yaitu bahasa sebagai alat pemersatu bangsa. Mengapa bisa demikian? Karena pada kenyataannya, hampir semua penduduk di Indonesia mengerti bahasa Indonesia. Dan bahasa ini juga sudah diikrarkan menjadi bahasa nasional ketika Sumpah Pemuda dikumandangkan tahun 1928.

Dewan juri dan hadirin yang saya hormati

Meskipun pada kenyataanya bahasa Indonesia berasal dari bahasa Melayu, namun kekuatannya dalam mempersatukan bangsa Indonesia sudah tak bisa diremehkan lagi. Salah satu buktinya dapat dilihat dari  semangat para pejuang pada saat memperjuangkan kemerdekaan Negara Indonesia. Mereka dengan lantang menyuarakan semboyan “Merdeka atau Mati!!”.
Semboyan ini secara serta merta membangkitkan semangat rakyat untuk terus berjuang demi kesatuan bangsa Indonesia pada masa itu dan masih terasa sampai sekarang. Hal ini mengindikasikan bahwa kekuatan bahasa Indonesia sebagai alat pemersatu bangsa yang tidak dapat diremehkan   Maka dari itu kita sebagai rakyat Indonesia harus tetap mempertahankan bahasa kita sendiri yaitu bahasa Indonesia sebagai alat pemersatu bangsa agar tidak adanya perpecahan antar bangsa Indonesia hanya karena kesalahpahaman. Jadi sebagai generasi muda kita harus menghargainya dan menggunakannya tanpa ada rasa malu , rendah diri ,dan acuh tak acuh. Berjuang terus untuk membangun indonesia !.

Dewan juri dan hadirin yang saya hormati

Demikian pidato yang dapat saya sampaikan pada hari ini. Mohon maaf apabila ada kata-kata yang salah atau kurang berkenan di hati. Semoga apa yang saya sampaikan dapat bermanfaat untuk kedepannya. Terima kasih, selamat pagi
Wassalamualaikum Warahmatuullahi Wabarakatuh.

0 komentar:

Poskan Komentar